Pengertian, Fungsi Dan Contoh Gambar Bestek


Fungsi Dan Contoh Gambar Bestek – Sebelum merencanakan pembangunan, penting sekali untuk memahami tentang gambar kerja atau gambar bestek. Setelah itu baru ditentukan material apa saja yang dibutuhkan, jenis pekerjaan yang diterapkan dan berbagai macam peralatan yang akan digunakan.



Dengan adanya gambar kerja maka Anda bisa mengetahui rencana denah awal, baru kemudian bisa lebih detail. Maka dari itu, kami disini akan membahas mengenai gambar kerja atau gambar bestek secara lengkap dan jelas. Silahkan langsung saja simak pembahasan berikut ini.

Baca juga: Desain Interior Apartemen Studio Minimalis

Pengertian Gambar Bestek

Bestek merupakan kata yang diambil dari bahasa Belanda yang berarti sebagai peraturan dan syarat-syarat pelaksanaan suatu pekerjaan bangunan atau proyek. Dalam arti luas, bestek dapat diartikan sebagai sebuah peraturan yang mengikat, yang diuraikan hingga sedemikian rupa, detail, jelas dan mudah untuk dipahami.

Gambar bestek merupakan gambar lanjutan dari uraian gambar pra rencana, dan gambar detail dasar dalam skala yang lebih besar. Gambar yang satu ini terdiri atas lampiran dari uraian syarat-syarat (bestek) pekerjaan.

Fungsi Gambar Bestek

  • Gambar bestek digunakan untuk menentukan jenis pekerjaan, kuantitas bahan yang perlu disiapkan dan sebagai pedoman dalam pelaksanaan.
  • Sebagai acuan untuk mewujudkan letak, bentuk, ketinggian, dimensi dan ukuran bangunan.

Baca juga: Cara Menghitung Kebutuhan Besi Cakar Ayam

Bagian-Bagian Bestek

Gambar bestek memiliki beberapa bagian penting, yaitu:

  • Peraturan Umum
  • Peraturan Administrasi
  • Peraturan dan Teknis Pelaksanaan

Disamping itu, gambar bestek juga terdiri dari :



  1. Gambar Situasi

Gambar situasi merupakan sebuah gambar teknik yang menunjukkan letak atau posisi bangunan pada arah wilayah yang ingin dibangun, lengkap dengan menggambarkan rencana alam, pagar, jalan masuk, salur pembuangan air dan sempadan. Skala yang digunakan untuk gambar situasi adalah 1:200 atau 1:500.

  1. Gambar Denah

Gambar denah melukiskan gambar tapak atau tampang setinggi 1 m dari permukaan lantai, sehingga gambar pintu dan jendela bisa terlihat dengan jelas. Sedangkan gambar penerangan atas bisa digambar dengan garis putus-putus.

Pada denah juga bisa digambar garis atap dengan garis putus-putus yang lebih tebal dan jelas berdasarkan bentuk atap. Pada gambar ini biasanya akan dicantumkan daerah pemotongan yang bisa dijadikan sebagai pedoman dalam pembuatan gambar potongan.

  1. Gambar Potongan

Gambar potongan merupakan sebuah gambar yang dibuat dengan tujuan untuk memperlihatkan kondisi dan bentuk konstruksi dari sebuah bangunan serta memperjelas ukurannya mulai dari dasar pondasi, lantai, posisi dan elevasi pintu jendela, ketinggian bubungan atap, ketinggian balok keliling dan lain sebagainya.





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *