Cara Memasang Batu Alam, Kuat Tidak Mudah Lepas


Cara Memasang Batu Alam, Kuat Tidak Mudah Lepas – Batu alam merupakan salah satu material yang biasa digunakan dalam pembangunan rumah. Material ini sering digunakan pada proses finishing untuk memperindah tampilan bangunan.



Pemasangan batu alam ini sendiri bisa di bagian dinding atau bisa juga di lantai. Aplikasi dinding atau lantai batu alam ini sendiri bisa diterapkan di berbagai tempat seperti pada taman, pagar, kolam renang, dan kamar mandi.

Namun untuk beberapa bagian rumah yang sangat rentan kotor sangat seperti dapur ataupun garasi maka sangat tidak disarankan untuk menggunakan  batu alam karena memang proses pembersihannya yang terbilang sangat sulit.

Baca juga: Harga Dan Merk Pernis Batu Alam Yang Bagus

Baca juga: Harga Batu Alam Untuk Dinding Minimalis

Cara Memasang Batu Alam pada Dinding atau Lantai

  1. Persiapan Alat dan Bahan

Pertama siapkan terlebih dahulu beberapa alat dan bahan yang dibutuhkan seperti paku beton, benang, dan adukan semen. Benang nantinya akan digunakan sebagai patokan supaya mendapat hasil pemasangan yang lebih rapi, siku dan rata.

Sedangkan untuk melakukan proses finishing, jangan lupa untuk menyiapkan pelapis atau cairan coating. Cairan coating digunakan sebagai pelapis bagian permukaan dinding batu alam supaya tidak terserang lumut.

  1. Batu Alam Harus Memiliki Bentuk Siku-Siku

Pastikan bahwa batu alam sudah memiliki bentuk siku-siku. Namun jika masih belum maka bisa Anda bentuk siku-siku sendiri dengan menggunakan alat khusus untuk memotong keramik seperti gerinda.



  1. Menyiapkan Tempat yang Ingin Dipasangi Batu Alam

Siapkan tempat yang ingin dipasangi dengan batu alam apakah di bagian dinding ataukah lantai. Hal ini bisa dilakukan dengan cara mengupas bagian permukaan dinding secara acak.

Tujuannya supaya adonan semen yang ingin ditempel bisa merekat dengan sangat kuat diantara batu dengan dinding atau lantai.

Baca juga: Desain Mushola Dalam Rumah Minimalis Modern

  1. Pemasangan Paku Beton Sebagai Patokan

Langkah selanjutnya adalah memasang paku beton di atas dinding atau lantai yang sudah dipasangi dengan benang. Benang memiliki fungsi untuk dijadikan sebagai patokan dalam pemasangan batu alam agar mendapatkan hasil yang rapi dan siku.



  1. Merendam Batu Alam dengan Air

Setelah pemasangan paku beton selesai dilakukan maka bisa dilanjutkan dengan perendaman batu alam dengan air supaya batu alam selalu dalam kondisi lembab. Seperti yang diketahui bahwa batu alam mempunyai pori-pori yang cukup besar.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *