Cara Menentukan Diameter Besi Tulangan


Pertama-tama Cari Momen maksimal dulu la ditengah bentangnya ., q = 1000 kgcm  dikalikan bentang 40 cm. = 40000 kgcm . jadi Q = 40000 kg.

Reaksi A dan B adalah 20000 kg atau 20 ton. jadi Mmax = 20000.20 – 20000.10 = 20000 kg/cm.



atau bila langsung, bisa menggunakan rumus, 1/8*q*L^2 = 200000 kg/cm

Berikut ini adalah luas tampang besi dari bermacam2 diameter, dari rumus 1/4*3,14*D^2 , yang sudah dihitung dengan menggunakan excel.,

Lalu perhitungan dengan menggunakan rumus diatas saya gunakan excel hingga bertemu dengan jumlah tulangan yang diperlukan, pada bagian terakhir luas tulangan tarik (As) dibagi dengan luas tampang besi yang akan digunakan, sehingga kebutuhan untuk besi tulangan 8,10,12 dan 16 akan berbeda-beda.

NB = rumus omega (ω) itu sebenarnya = 1- (1-2Rn)^0.5

Baca juga: Cara Menghitung Cor Dak Beton

Itulah sedikit pembahasan yang dapat kami sampaikan kali ini mengenai cara mengukuran diameter besi tulangan atau besi. Ulasan yang kami sampaikan ini berdasarkan Peraturan Beton Indonesia sehingga sudah pasti akurat dan cepat.

Dengan demikian maka bisa langsung Anda jadikan sebagai acuan atau patokan untuk mengatasi berbagai perselisihan dalam menentukan diameter tulangan di lapangan atau proyek. Sekian dulu pembahasan dari hargadepo.com kali ini, semoga bermanfaat!



Leave a Reply

Your email address will not be published.