Cara Mengecat Tembok Yang Benar


Cara Mengecat Tembok Yang Benar – Langkah  paling mudah yang bisa dilakukan untuk mengganti susana rumah adalah dengan mengecat tembok. Namun kebanyakan orang biasanya mempertimbangkan hal ini karena besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar tukang.

Sebenarnya, cara mengecat tembok yang benar bisa dilakukan oleh siapa saja, bahkan bagi Anda yang merupakan pemula. Ada banyak sekali keuntungan yang bisa didapatkan jika Anda mengecat tembok sendiri alias tanpa bantuan tukang.

Cara Mengecat Tembok

Dengan mengecat sendiri maka Anda bisa mengecat sesuai selera dan yang pasti juga akan hemat karena tidak perlu membayar jasa tukang. Selain itu, Anda juga bisa memilih sendiri jenis cat apakah yang ingin Anda gunakan. Beberapa jenis cat yang bisa Anda pilih adalah cat minyak, cat alkyd synthetic, atau duco.

Nah maka dari itu, pada artikel kali ini kami akan memberikan informasi bagaimana cara mengeceat dinding yang baik dan benar. Untuk lebih jelasnya silahkan Anda simak pembahasan selengkapnya berikut ini.

Baca juga: Harga Borongan Cat Tembok

Langkah Mengecat Tembok

Sebelum mengecat tembok ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dan ikuti dengan benar, yaitu:

  1. Menyiapkan Alat dan Bahan

Cara Mengecat Tembok

Hal pertama kali yang harus Anda lakukan ketika ingin mengecat tembok adalah dengan menyiapkan alat dan bahan. Hal ini penting untuk dilakukan supaya Anda nantinya tidak mengalami kerepotan mencari peralatan saat dalam proses mengecat. Berikut ini adalah alat-alat dan bahan yang harus Anda siapkan ketika ingin mengecat dinding:

  • Kuas
  • Cat dinding
  • Spons
  • Roller
  • Gayung
  • Kape
  • Koran bekas
  • Ember
  • Paint remover
  • Deterjen
  • Air
  • Plamir yang sudah siap pakai
  • Tangga jika diperlukan
  1. Membersihkan Dinding

Cara Mengecat Tembok

Langkah berikutnya sebelum memulai untuk mengecat tembok adalah dengan menyiapkan dinding. Jika dinding yang ingin di cat merupakan dinding lama maka Anda harus membersihkan terlebih dahulu dinding tersebut dari debu dan kotor.

Anda juga harus meratakan permukaan yang tidak rata. Dengan membersihkan dinding sebelum melakukan pengecatan maka Anda akan mendapatkan hasil akhir yang rata dan halus.

Untuk membersihkannya bisa menggunakan kemoceng, sapu, atau bisa juga vacuum cleaner. Tetapi jika nodanya terlalu besar bisa Anda bersihkan dengan menggunakan spons yang dicelupkan lebih dahulu ke dalam campuran air dan deterjen.

Apabila kondisi permukaan dinding tersebut sudah tidak bagus maka Anda bisa menghilangkan cat temboknya. Caranya pun sangat mudah, yaitu dengan mengamplas bagian dinding yang sudah terkelupas kemudian membersihkannya menggunakan spons yang sudah diberi sedikit air.

Anda juga bisa  membersihkannya dengan menggunakan cairan paint remover dan tunggu selama kurang lebih 1 sampai 2 jam sampai cat lama tersebut bisa terkelupas sendiri.

  1. Menutupi Bagian yang Tidak Ingin Dicat

Cara Mengecat Tembok

Langkah selanjutnya adalah dengan menutupi bagian-bagian yang tidak ingin dicat. Seperti misalnya bagian gagang pintu, bingkai jendela, dan tepi plafon dengan menggunakan lakban atau masking tape.

Disamping itu, pada bagian lantai bisa Anda tutupi dengan menggunakan koran supaya tidak terkena cipratan cat. Dengan demikian bagian lain yang tidak perlu dicat akan tetap bersih.

  1. Ratakan Seluruh Dinding

Cara Mengecat Tembok

Jangan sampai lupa untuk meratakan seluruh bagian permukaan dinding yang ingin dicat sebelum Anda memulai untuk mengecat tembok. Anda bisa menutup bagian yang retak atau celah dengan semen. Jika sudah tinggal Anda amplas tembok sampai halus.

  1. Mengaplikasikan Plamur ke Tembok

Mengaplikasikan Plamur ke Tembok

Jika bagian permukaan tembok yang ingin Anda cat kurang rata maka bisa Anda lapisi dengan plamur. Plamur sendiri memiliki fungsi untuk membuat lapisan cat atau bidang yang dicat menjadi semakin kuat.

Plamur bisa Anda oleskan secara merata dengan menggunakan kape. Jika sudah dioleskan tinggal Anda tunggu selama beberapa saat sampai kering.

  1. Mencampurkan Cat dengan Sempurna

Mengaplikasikan Plamur ke Tembok

Jika sudah selesai menyiapkan semua peralatan dan sudah meratakan bagian dinding yang ingin dicat, Anda bisa langsung mencampurkan cat sesuai selera. Cat yang sudah disiapkan harus diaduk terlebih dahulu supaya tidak menggumpal.

Hal tersebut penting untuk diperhatikan, sebab jika masih menggumpal maka sudah pasti hasil akhir pengecatan akan tidak maksimal. Anda bisa mengaduknya sekitar 5 menit sebelum pemakaian.

Anda juga bisa mencampur cat tersebut dengan air, untuk perbandingannya adalah 10% dari jumlah cat yang ingin digunakan. Lalu aduk sampai benar-benar rata.

  1. Penggunaan Cat Dasar

Cara Mengecat Tembok.png

Sebelum mengecat dinding dengan cat yang sudah dipilih, sebaiknya Anda menggunakan cat dasar terlebih dahulu. Usahakan untuk menggunakan cat dasar yang memiliki kandungan acrylic emulsion. Sebab, bahan ini mempunyai daya tahan yang cukup baik terhadap garam alkali dan juga jamur.

Disamping itu, Anda juga bisa mengoleskan primer atau cat dasar sebelum proses pengecatan untuk mendapatkan hasil akhir yang rata dan mengkilap.

Apabila Anda ingin mengecat ulang dinding selain warna putih, maka Anda harus menghilangkan sisa cat yang lama lebih dahulu. Mungkin akan sedikit merepotkan, tetapi harus dilakukan supaya tidak belang.

Namun Anda bisa melapisi cat dengan warna dasar putih jika memang Anda tidak ingin repot. Dengan menggunakan warna putih maka warna cat pilihan Anda akan “keluar” dan terlihat lebih terang.

  1. Mulai Pengecatan

Cara Mengecat Tembok.png

Untuk mengaplikasikan cat pada dinding, Anda bisa menggunakan roller atau kuas. Jika Anda ingin mengecat sudut-sudut ruangan yang kecil maka Anda bisa menggunakan kuas. Namun jika Anda ingin mengecat permukaan tembok yang besar dan luas maka sebaiknya menggunakan roller untuk mempercepat proses pengerjaan.

Sangat disarankan untuk mengerjakan satu bidang permukaan hanya dalam kurun satu waktu. Anda harus mengerjakan bidang cat per 2 m lebar dinding. Hal ini penting untuk dilakukan supaya kualitas warna dinding menjadi selaras. Untuk jarak waktu antara lapisan satu dengan lainnya sekitar 1 sampai 2 jam.

  1. Menggunakan Teknik Zig-Zag

Cara Mengecat Tembok.png

Saat melakukan proses pengecatan sebaiknya menggunakan teknik zig-zag. Bisa Anda mulai dari atas kemudian ke bawah beberapa kali sampai dinding bisa tertutup rata.

Untuk pengaplikasian cat dinding sebenarnya tidak boleh hanya satu kali, setidaknya harus dua lapis supaya warna semakin jelas. Anda bisa mengaplikasikan cat lapisan yang pertama, jika sudah kering Anda bisa mengaplikasikan lapisan kedua.

  1. Tahap Finishing

Cara Mengecat Tembok.png

Apabila Anda sudah mengecat seluruh bidang tembok, Anda tinggal menunggu sampai bisa kering sempurna. Namun jika ternyata masih ada bagian yang masih belum terlapisi dengan cat, Anda bisa melakukan pengecatan dengan menggunakan kuas kecil.

Baca juga: Cara Mengatasi Tembok Retak

Sebagai pemula, Anda tidak perlu khawatir jika hasil akhir nantinya kurang maksimal. Karena memang dibutuhkan lebih dari satu kali proses pengecatan supaya mendapatkan hasil maksimal sesuai keinginan.

Nah, itulah cara mengecat dinding tembok yang benar. Sangat mudah bukan? Selain lebih menghemat biaya, dengan mengecat dinding sendiri bisa Anda jadikan sebagai ajang untuk menumpahkan kreativitas Anda. Sekian dulu pembahasan dari kami, sampai jumpa kembali di pembahasan menarik lainnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *