Menghitung Kebutuhan Plesteran Dan Acian


Supaya lebih menghemat biasa, sebaiknya menggunakan plesteran yang memiliki tebal lebih tipis yaitu 15 mm. Akan tetapi, untuk membuat plesteran dengan tebal tipis bisa dibilang cukup sulit. Untuk membuat plesteran tipis maka dibutuhkan pemasangan dinding yang rapi atau lot. Sehingga dalam hal ini tukang diharuskan bisa rapi dan teliti saat memasang dinding.



  1. Lokasi Plesteran

Faktor yang dapat mempengaruhi harga plesteran yang selanjutnya adalah lokasi plesteran. Hal ini karena lokasi dapat mempengaruhi tingkat kesulitan ketika melakukan pengerjaan plesteran. Sebagai contoh, plesteran pada lantai 2 umumnya akan membutuhkan biaya yang lebih mahal dibandingkan dengan lantai 1.

Contoh lainnya adalah plesteran yang memiliki lokasi sangat sulit atau tinggi sehingga dibutuhkan adanya perancah. Hal ini tentunya juga akan membuat harga atau ongkos tukangnya menjadi lebih mahal.

Baca juga: Harga Borongan Pasang Keramik Dinding Dan Lantai

Tips dalam Pekerjaan Plesteran

Ada beberapa tips yang perlu dilakukan untuk bisa membuat plesteran yang baik dan awet. Beberapa tips tersebut adalah sebagai berikut.

  • Pemasangan batako atau dinding batu bata merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Pemasangan batu bata harus dilakukan secara tegak lurus dan rapi untuk lebih menghemat pekerjaan plesteran.
  • Sebelum melaksanakan pekerjaan plesteran, bagian dinding yang ingin dipasangai plesteran harus dibasahi terlebih dahulu. Hal ini bertujuan supaya dinding dalam kondisi lembab.
  • Perbandingan campuran yang digunakan untuk membuat adukan plesteran harus sesuai. Adapun untuk standard minimalnya adalah 1 banding 7 atau 1 semen dengan 7 pasir.
  • Gunakan benang untuk dapat menentukan ketegakan horizontal dan vertikal, pastikan bahwa ketebalan plesteran selalu dicek sesuai dengan perencanaan.
  • Selama proses plesteran, jangan lupa untuk selalu memperhatikan instalasi listrik yang tertanam dalam plesteran. Hal ini bertujuan untuk menghindari kesalahan supaya nantinya tidak membobok ulang plesteran.
  • Metode kerja dalam pembuatan plesteran harus menggunakan jidar alumunium. Hindari penggunaan kayu karena kayu umumnya memiliki bagian permukaan yang tidak rata sempurna.
  • Pekerjaan acian baru bisa dilakukan setelah pekerjaan plesteran tersebut sudah cukup kuat dan kering. Jangan terburu-buru untuk melakukan pekerjaan aci, sebab jika hal tersebut dilakukan akan membuat terjadinya pemanasan pada dinding. Sehingga akan menimbulkan adanya reta-retak rambut di bagian dinding.

Pengertian Acian

Cara Menghitung Kebutuhan Plesteran Dan Acian

Jika Anda sudah sedikit memahami pengertian plesteran, selanjutnya kami akan membahas tentang acian. Acian adalah suatu bagian dalam proses pengerjaan dinding atau lantai untuk dapat menutupi pori-pori atau memperhalus plesteran.



Material yang digunakan berbeda untuk pembuatan plesteran. Hal ini karena dalam pembuatan acian tidak menggunakan pasir, cukup dengan menggunakan campuran semen dengan air saja. Sementara untuk ketebalan acian kurang lebih sekitar 1 mm sampai dengan 3 mm.

Supaya nantinya tidak terjadi keretakan pada acian, maka acian bisa dilakukan setelah plesteran benar-benar kering dan tidak akan terjadi penyusutan lagi. Untuk dinding bagian dalam kurang lebih 2 sampai dengan 3 minggu, sementara untuk dinding bagian luar bisa mulai dilakukan pada acian umur sekitar 2 minggu.

Simpulan

Cara Menghitung Kebutuhan Plesteran Dan Acian

Jadi perbedaannya yaitu plesteran akan dilakukan setelah pemasangan bata atau pembuatan beton yang memiliki tujuan untuk dapat menutup bagian permukaannya agar terlihat lebih rapi, halus dan juga rata. Sementara untuk acian akan dilakukan setelah plesteran, yang memiliki fungsi utama untuk dapat menghaluskan plesteran.



Material yang digunakan juga tidak sama, untuk acian memang hanya menggunakan semen dan juga air saja. Sedangkan plesteran jauh lebih lengkap seperti pasir, semen, dan air. Untuk plesteran dinding bata ringan umumnya akan menggunakan mortar.

Apabila kita urutakan pada proses pembangunan dinding bata adalah: pemasangan bahan dasar utama seperti batu bata, bata ringan atau hebel, batako, atau pembuatan beton. Kemudian plesteran dilanjutkan dengan acian yang kemudian di plamir, cat dinding atau pemasangan wallpaper dan lain sebagainya.

Analisa Harga Satuan Plesteran dan Acian Dinding

Sebagai contoh perhitungannya mari kita ambil perkiraannya sebagai berikut ini:
Pasir Pasang per m3
220.000,-
Semen per sak 50 kg  72.000,-
Harga Upah Pekerja per hari 70.000,-
Harga Upah Tukang Batu per hari  100.000,-
Harga Upah Kepala Tukang per hari 120.000,-
Harga Upah Mandor per hari 150.000,-
Pekerjaan Plesteran Adukan 1 : 2 tebal 2 cm / m2 
Material
Semen 0,240 sak @ 72.000 = 17.280
Pasir Pasang 0,014 m3 @ 220.000 = 3.080
Alat Bantu 1,000 Ls @ 2.500 = 2.500
Subtotal = 22.860
Upah
Pekerja 0,300 OH @ 70.000 = 21.000
Tukang Batu 0,150 OH @ 100.000 = 15.000
Kepala Tukang 0,020 OH @ 120.000 = 2.400
Mandor 0,010 OH @ 150.000 = 1.500
 Subtotal = 39.900
 Total = 62.760
Dibulatkan = 62.700
Pekerjaan Plesteran Adukan 1 : 3 tebal 2 cm / m2 
Material
Semen 0,180 sak @ 72.000 = 12.960
Pasir Pasang 0,016 m3 @ 220.000 = 3.520
Alat Bantu 1,000 Ls @ 2.500 = 2.500
Subtotal = 18.980
Upah
Pekerja 0,300 OH @ 70.000 = 21.000
Tukang Batu 0,150 OH @ 100.000 = 15.000
Kepala Tukang 0,020 OH @ 120.000 = 2.400
Mandor 0,010 OH @ 150.000 = 1.500
 Subtotal = 39.900
 Total = 58.880
Dibulatkan = 58.800
Pekerjaan Plesteran Adukan 1 : 4 tebal 2 cm / m2 
Material
Semen 0,145 sak @ 72.000 = 10.440
Pasir Pasang 0,018 m3 @ 220.000 = 3.960
Alat Bantu 1,000 Ls @ 2.500 = 2.500
Subtotal = 16.900
Upah
Pekerja 0,300 OH @ 70.000 = 21.000
Tukang Batu 0,150 OH @ 100.000 = 15.000
Kepala Tukang 0,020 OH @ 120.000 = 2.400
Mandor 0,010 OH @ 150.000 = 1.500
 Subtotal = 39.900
 Total = 56.800
Dibulatkan = 56.800
Pekerjaan Plesteran Adukan 1 : 5 tebal 2 cm / m2 
Material
Semen 0,120 sak @ 72.000 = 8.640
Pasir Pasang 0,020 m3 @ 220.000 = 4.400
Alat Bantu 1,000 Ls @ 2.500 = 2.500
Subtotal = 15.540
Upah
Pekerja 0,300 OH @ 70.000 = 21.000
Tukang Batu 0,150 OH @ 100.000 = 15.000
Kepala Tukang 0,020 OH @ 120.000 = 2.400
Mandor 0,010 OH @ 150.000 = 1.500
 Subtotal = 39.900
 Total = 55.440
Dibulatkan = 55.400

Pekerjaan Acian / m2 

Material
Semen 0,035 sak @ 72.000 = 2.520
Alat Bantu 1,000 Ls @ 200 = 200
Subtotal = 2.720
Upah
Pekerja 0,200 OH @ 70.000 = 14.000
Tukang Batu 0,100 OH @ 100.000 = 10.000
Kepala Tukang 0,010 OH @ 120.000 = 1.200
Mandor 0,010 OH @ 150.000 = 1.500
 Subtotal = 26.700
 Total = 29.420
Dibulatkan = 29.400

Penting untuk diketahui bahwa dalam pekerjaan plester aci harus ditambahkan biaya plesteran dan juga biaya acian. Seperti misalnya plesteran adukan 1 pc : 5 ps biaya 5.400 + acian 39.400 = 104.800,-

Baca juga: Cara Menghitung Kebutuhan Cat Tembok

Menghitung Kebutuhan Plesteran dan Acian

Cara Menghitung Kebutuhan Plesteran Dan Acian



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *