Harga Dan Ukuran Atap Onduline


Selain memiliki banyak kelebihan, atap onduline juga tak luput dari kekurangan. Berikut ini adalah beberapa kekurangan atap onduline yang perlu Anda ketahui:



  1. Warna yang dimiliki atap onduline jenis genteng onduvilla dan bardoline tidak mampu bertahan cukup lama. Seiring berjalannya waktu akan mengalami perubahan yang terlihat semakin kusam.
  2. Jika dibandingkan dengan atap dari bahan mental, karakter dari atap bitumen yang jauh lebih kecil akan membutuhkan cukup banyak jahitan sehingga hal ini menjadi kelemahan tersendiri. Jahitan-jahitan kecil tersebut secara perlahan akan memunculkan defleksi, yang bisa membuat atap menjadi rembes ketika terkena air hujan.
  3. Jika rangka atap bangunannya menggunakan bahan kayu, maka tentunya defleksi akan semakin tidak menguntungkan. Timbulnya defleksi juga mempercepat timbulnya kerapuhan pada material kayu, hal ini tentunya berbahaya bagi rangka atap rumah Anda.

Pemasangan Atap Onduline

Cara pemasangan atap onduline memang sangat mudah untuk dilakukan. Meskipun demikian, ada berbagai hal yang harus diperhatikan terutama masalah kemiringan atap onduline dan juga teknik-teknik pemasangan yang lainnya. Jika atap onduline mempunyai kemiringan > 15 derajat, maka jarak antar reng tidak boleh lebih dari 60 cm.

Lalu atap ini harus dipasang dengan jarak overlope 20 cm. Pada bagian atap, overlapnya merupakan satu gelombang. Untuk lispang atau overhang pada bagian atap harus dipasang dengan jarak sekitar 7 cm dan tidak boleh lebih.

Pada setiap lembar baja ringan setidaknya akan membutuhkan 11 sekrup, sedangkan untuk rangka kayu akan membutuhkan 9 buah paku untuk setiap lembarnya. Kemudian untuk kemiringan atap onduline sekitar 10 sampai dengan 15 derajat, jarak kemiringan antar rengnya yaitu 45 cm. Untuk jarak overlapenya masih sama, yakni 20 cm. Bahkan untuk jarak overhang dan jumlah gelombangnya juga sama. Jika sudah Anda bisa langsung memotong lembaran atap onduline dengan menggunakan gergaji kayu atau bisa juga gergaji listrik.

Cara pemasangan selanjutnya adalah menentukan jarak nop, yakni 20 cm. Untuk jarak lembaran dengan overlap sayap nok yaitu 13 cm. Jumlah sekrup yang diperlukan oleh baja ringan sekitar 8 buah. Sedangkan untuk rangka kayunya membutuhkan sekrup. Sekrup-sekrup ini nantinya akan digunakan untuk memasang nok ke rangka atap.

Supaya atap bisa berfungsi secara optimal, maka pemasangan atap onduline harus tegak lurus dengan arah datangnya angin. Jika pemasangan dilakukan seperti ini, atap onduline nantinya akan sangat kokoh dan dapat bertahan cukup lama.





Leave a Reply

Your email address will not be published.