Harga Batu Belah Gunung Per Kubik


Harga Batu Belah Gunung Per Kubik –  Bagi sebagian orang yang masih belum mengetahui seluk beluk konstruksi bangunan, tentunya mereka tidak begitu familiar dengan istilah batu belah. Batu belah ini sendiri berasal dari bongkahan batu yang memiliki ukuran besar lalu dipecah menggunakan mesin penghancur (crusher machine) agar menjadi bongkahan dengan berbagai macam ukuran.



Batu yang sudah dihancurkan (crushed) tersebut nantinya akan disortir sesuai dengan ukuran dikelompokkan dalam ukuran yang sama. Karakteristik yang dimiliki oleh batu belah adalah berwarna kehitaman, hitam, dan coklat keputihan. Warna tersebut tergantung dari daerah perbukitan atau pegunungan asalnya.

Baca juga: Borongan Pasang Turap Batu Kali

Apa Itu Batu Belah

Batu belah atau yang biasa disebut dengan batu split merupakan jenis batu yang biasa digunakan sebagai bahan bangunan. Batu ini didapat dengan cara membelah atau memecah batu yang memiliki ukuran besar menjadi batu berukuran kecil. Pada umumnya, batu belah memiliki fungsi sebagai bahan campuran dalam pembuatan pondasi.

Selain batu belah, material lain yang digunakan untuk membuat pondasi adalah semen dan pasir. Adapun cara pembuatan pondasi ini adalah dengan mencampur ketiga bahan tersebut menggunakan air.

Meskipun sering dimanfaatkan sebagai bahan campuran beton cor, batu belah juga biasa digunakan untuk keperluan konstruksi yang lainnya. Beberapa manfaat batu belah lainnya adalah untuk bahan campuran dalam proses pengaspalan, untuk membuat bahan beton pemecah ombak, bahan reklamasi, bahan untuk membuat dermaga kecil, dan bisa juga digunakan sebagai material pengganti pasir.



Kelebihan Batu Belah

Sebagai material bangunan, batu belah memiliki beberapa kelebihan. Adapun kelebihan dari batu belah adalah sebagai berikut:

  • Batu belah mempunyai kualitas unggulan, sehingga akan sangat cocok jika digunakan untuk pondasi menerus dan pondasi umpak.
  • Karena memiliki ukuran yang bervariasi, batu belah bisa mengikuti lebar sesuai keinginan secara rapi sehingga jumlah beban yang akan didapatkan oleh pondasi akan menjadi optimal.

Klasifikasi Jenis Batu Belah

  1. Batu Belah Ukuran 0 – 5 mm

Batu belah yang telah dihancurkan sampai bisa memiliki ukuran yang paling kecil ini biasa disebut dengan abu batu. Fungsi utamanya adalah sebagai bahan pengganti pasir. Ukuran ini mempunyai partikel yang hampir sama dengan pasir lembut, sehingga sangat cocok jika dimanfaatkan sebagai bahan campuran dalam proses pengaspalan, bahan dasar dalam pembuatan gorong-gorong, dan bahan untuk membuat batako press.

  1. Batu Belah Ukuran 5 – 10 mm (3/8 cm)

Jenis batu belah ini biasa dimanfaatkan sebagai bahan campuran untuk proses pengaspalan jalan, mulai dari jalan yang terbilang ringan sampai dengan jalan kelas 1. Batu belaha ukuran 5 – 10 ini umumnya akan dikombinasikan dengan aspal hingga menjadi Aspal Mixed Plant atau yang biasa disebut dengan Aspal Hot Mixed.



  1. Batu Belah Ukuran 10 – 20 mm

Batu belah ukuran 10 – 20 cm merupakan jenis batu belah yang sering dimanfaatkan sebagai bahan pengecoran mulai dari konstruksi yang ringan sampai konstruksi berat.  Beberapa konstruksi bangunan yang umumnya dikerjakan dengan beton cor dari jenis batu belah ini adalah sebagai berikut:

  • Jalan tol
  • Bangunan bertingkat
  • Landasan pacu pesawat terbang
  • Bantalan kereta api
  • Pelabuhan dan dermaga
  • Tiang Pancang
  • Jembatan

Selain itu, jenis material batu belah yang satu ini juga banyak digunakan sebagai bahan pengecoran lantai dan pembetonan horizonal lainnya.

  1. Batu Belah Ukuran 30 – 50 mm

Batu belah ukuran 30 – 50 mm merupakan jenis batu belah yang biasa dimanfaatkan sebagai dasar badan jalan sebelum kontraktor menggunakan bahan bangunan yang lain, sebagai penyangga bantalan kereta api, beton cor pemecah ombak, penutup atau pemberat pipa yang ada di dasar laut, dan lain sebagainya.

  1. Batu Belah Agregat A

Batu belah agregat A termasuk dalam jenis sirtu atau pasir batu. Jenis batu belah ini merupakan campuran antara beberapa jenis ukuran batu belah. Untuk bahan campurannya sendiri terdiri dari material pasir, abu  batu, batu belah ukuran 10 – 20 cm, batu belah ukuran ukuran 20 – 30 cm, dan juga batu belah ukuran 30 -50 cm.

Komposisi yang digunakan untuk setiap bahannya masih belum pasti. Atau dapat dikatakan bahwa komposisi campuran ini bisa disesuaikan dengan jenis penggunaanya. Batu belah agregat A memiliki kegunaan sebagai bahan pembuatan dinding,  pengecoran dinding dan juga campuran bahan beton.



  1. Batu Belah Agregat B

Hampir sama dengan agregat A, batu belah agregat B ini juga termasuk dalam jenis sirtu. Bahan campurannya terdiri dari abu batu, pasir, beberapa ukuran batu split, tanah, batu belah ukuran 10 – 20 cm, batu belah ukuran 20 – 30 mm, dan juga batu belah ukuran 30 – 50 mm.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *