Jarak Dan Panjang Pipa AC Yang Benar


Jarak Dan Panjang Pipa AC Yang Benar – Proses pemasangan pipa AC tidak boleh dilakukan sembarangan. Ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi untuk mendapat hasil yang sesuai. Salah satunya adalah panjang atau jarak pipa AC yang ideal.



Pipa AC sendiri merupakan komponen yang memiliki peran penting dalam pemasangan pendingin ruangan. Fungsi utamanya adalah untuk mengatur tekanan dalam refrigerant. Selain itu, pipa ini juga akan mengatur aliran dari refrigerant ke evaporator.

Dalam hal ini panjang atau jarak pipa yang disarankan adalah sekitar 3 sampai dengan 10m. Jangan sampai jaraknya di bawah 3 m. Sedangkan untuk panjang di atas 10 m masih diperbolehkan tetapi harus menambahkan adanya freon.

Baca juga: Harga, Ukuran Dan Jenis Pipa AC

Baca juga: Harga AC 1/2 PK Low Watt Hemat Listrik

Kenapa Minimal Harus 3 M?

Jarak yang digunakan minimal memang harus 3 m. Alasannya tak lain karena pipa tembaga penghubung indoor dan outdoor mempunyai fungsi untuk mengalirkan refrigerant. Jika jaraknya terlalu dekat maka freon tidak akan bisa mengalir dengan baik. Sehingga sirkulasinya tidak bisa berjalan dengan lancar dan dapat mempengaruhi kinerja pendingin ruangan.

Sebagai informasi tambahan, pabrikan biasanya sudah menyediakan Refrigerant dalam produk AC untuk pipa berukuran 5 sampai 7 meter. Namun di beberapa tipe yang tertentu ada yang mencapai  12 m dan sebenarnya tidak perlu menambahkan freon.  Meski begitu, semuanya harus disesuaikan kembali dengan kondisi di lapangan. Lalu bagaimana cara teknisi tahu apakah harus ditambah freon atau tidak? Caranya adalah dengan mengecek tekanan.



Baca juga: Cara Instalasi AC Split Dan Biasa Yang Benar

Baca juga: Biaya Pemasangan AC Terbaru 2022

Cara Mengecek Freon Supaya Pas

Teknisi biasanya akan menggunakan sebuah alat yang disebut dengan manifold gauge (analyzer). Alat tersebut akan menampilkan tekananannya berapa PSI. Selain itu, juga akan diketahui apakah ada kebocoran ataupun kesalahan dalam melakukan pemasangan karena ukuran tekanannya yang tidak sesuai.

Meski demikian, analyzer tidak bisa digunakan untuk mendeteksi kebocoran halus dan diharuskan untuk menggunakan beberapa metode lain seperti menggunakan air sabun, atau bisa juga menggunakan leak detector. Tekanan freon disini juga harus pas, sebab jika terlalu sedikit maka AC akan terasa kurang dingin dan jika terlalu banyak maka kinerja kompressor akan menjadi berat.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *