Mengenal Jenis Sealant, Harga Dan Fungsinya


Harga Sealant, Jenis Dan Fungsinya – Jika membahas tentang Sealant tentunya tak terlepas dari konstruksi bangunan. Ketika ingin melakukan renovasi atau konstruksi bangunan, maka penting sekali untuk memperhatikan berbagai elemen atau material yang ada didalamnya sekecil apapun itu. Hal-hal kecil seperti celah diantara keramik, dinding, jendela, ataupun material yang lainnya seringkali terbaikan.



Padahal, celah-celah berukuran kecil tersebut sangat berdampak untuk ketahanan dan bahkan tampilan bangunan itu sendiri. Jika dibiarkan begitu saja maka bisa jadi akan menyebabkan munculnya berbagai masalah nantinya. Namun sebenarnya masalah tersebut bisa diatasi dengan penggunaan sealant. Lalu apa yang dimaksud dengan sealant? Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasan berikut.

Baca juga: Harga Twinlite Per Lembar

Pengertian Sealant

Sealant merupakan sebuah zat yang memiliki kegunaan sebagai perekat dua material sekaligus dapat mencegah masuknya cairan yang melalui permukaan. Lem multifungsi ini seringkali digunakan sebagai lem untuk konstruksi, sebagai perekat, dan juga pengisi celah (Gap-filling) pada sebuah material.

Penggunaan sealant banyak dilakukan di beberapa tempat, diantaranya:

  • Kaca
  • Panel Precast
  • Panel alumunium atau yang biasa disebut dengan ACP (Alumunium Composite Panel)
  • Expansion, contraction dan construction joint di struktur slab, plat, dan juga beton jalan (rigid pavement).

Fungsi Dasar Sealant

Berikut ini adalah beberapa fungsi dasar sealant yang perlu Anda ketahui:

  • Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa sealant biasa digunakan sebagai perekat dua permukaan atau bidang, umumnya untuk mengikat kaca atau pabel logam.
  • Untuk mengisi celah yang ada di dua atau lebih suatu bidang, yang umumnya digunakan pada expansion dan contraction joint jalan, jembatan, lantai bidang yang cukup luas seperti gudang, pabdik, landasan pesawat, deletasi, dan lain sebagainya.
  • Untuk membentuk lapisan pelindung supaya terhindar dari penetrasi air.
  • Dapat mempertahankan usia dan kondisi kualitas suatu struktur.

Baca juga: Harga Jasa Pemasangan ACP Seven

Jenis Sealant Berdasarkan Aplikasinya

Perlu diketahui bahwa ada beberapa jenis sealant yang dijual di pasaran. Berikut ini adalah jenis-jenis sealant berdasarkan aplikasinya:



  1. General Purpose Sealant

General Purpose Sealant merupakan sealant yang dibuat khusus untuk pemakaian umum, bersifat asam atau acid sehingga cocok sekali jika diaplikasikan ke substrat kaca, alumunium, keramik, bahan plastik, fiberglass dan ke kebagian permukaan yang tidak berminyak atau bercat. Jenis sealant ini tidak mampu bertahan lama jika diaplikasikan ke substrat yang memiliki kandungan semen.

  1. Neutral RTV Silicone Sealant (Non – Acetic)

Neutral RTV Silicone Sealant (Non – Acetic) merupakan silikon sealant yang dapat beraksi dengan uap air di udara sehingga bisa menghasilkan karet silikon yang sangat kuat, tahan terhadap segala cuaca dan mampu tahan lama. Umumnya diaplikasikan ke material kaca yang bersih, plastik, besi, permukaan substrat yang telah dicat, galvanis, alumunium, beton, dan batu alam. Selain itu juga sering digunakan untuk mengisi celah diantara kusen pintu dan jendela.



  1. Acrylic Latex Sealant

Acrylic Latex Sealant merupakan jenis sealant dari bahan polimer yang memiliki kegunaan sebagai pengisi celah atau sambungan berbagai macam bahan bangunan, seperti tali air kusen pintu dan juga jendela. Sealant yang satu ini jika sudah kering maka bisa langsung dicat dengan menggunakan tembok. Sangat cocok untuk digunakan di interior ataupun eksterior.

  1. Awning & Roofing Sealant

Awning & Roofing Sealant dibuat secara khusus untuk mengisi bagian sambungan bahan awning dan juga atap. Memiliki sifat yang terbilang sangat fleksibel, anti air, tahan terhadap segala cuaca, dan daya rekatnya sangat baik untuk digunakan di berbagai material bangunan.

Baca juga: Harga Kaca Per m2

Jenis-Jenis Sealant Berdasarkan Bahan Dasarnya

Selain dibedakan sesuai dengan aplikasinya, sealant juga terbagi dalam berbagai macam jenis yang tergantung dari bahan dasar atau material yang membentuknya. Adapun jenis-jenis sealant berdasarkan bahan dasarnya adalah sebagai berikut:

Silicone  Sealant



Silicone sealant tergoloong dalam anorganik, dibuat dari bahan dasar silicone polymer yang mempunyai bahan seperti karet. Silcone sealant memiliki fungsi untuk melekatkan dua bagian permukaan sekaligus mengisi celah diantara keduanya sehingga tidak akan bocor.

  1. Silikon Sealant Neutral atau Netral

 

Salah satu contoh produk silikon sealant netral yang cukup populer di kalangan masyarakat adalah OCI –192 dan OCI N-193. Ciri-ciri yang dimiliki oleh silicon sealant netral adalah sebagai berikut:

  • Memiliki sifat yang elastis dan fleksibel
  • Dapat melekat lebih kuat
  • Tidak bersifat korosif
  • Sama sekali tidak berbau, ini karena zat alkohol yang bersifat non asam
  • Bisa digunakan untuk keperluan eksternal

Jenis silicone sealant ini biasa digunakan untuk alumunium composit panel (ACP), atap polycarbonet,  dan bahkan juga Upcv atap alderon.

  1. Silicone Sealant Acetic atau Asam



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *