Harga Dan Ukuran Pagar BRC


Harga Pagar BRC  Dan Tiang Penyangga – Sekarang ini ada banyak jenis pagar yang bisa dipilih sebagai pelindung area luar ruangan. Namun yang paling populer dan banyak digunakan di berbagai negara di Asia Tenggara termasuk Indonesia adalah pagar BRC.



BRC (British Reinforced Concrete) sendiri merupakan nama perusahaan pagar asal Inggris yang pertama kali memperkenalkan dan menggunakan sistem wiremesh dalam pembuatan pagar tersebut.

Pagar besi BRC memiliki keunikan yang terletak pada lengkungan L di bagian atas dan bawah pagar. Bahan dasar yang digunakan untuk pembuatan pagar ini adalah besi baja. Material pagar ini sangat keras sehingga dipastikan dapat memberikan tingkat kenyamanan yang lebih baik.

Maka tak heran, pagar ini sudah banyak digunakan sebagai pagar perkantoran, sekolah, taman bermain anak, kolam renang, lapangan olahraga, bandara, perumahan dan lainnya.

Baca juga: Harga Pagar Besi Hollow Per Meter

Jenis Pagar BRC

Pagar besi BRC secara umum terbagi dalam dua jenis, yaitu pagar BRC Hot Dip dan Electroplating. Setiap jenisnya sudah pasti memiliki keunggulan dan kekurangan tersendiri. Sehingga hal ini patut Anda jadikan sebagai pertimbangan sebelum membelinya.  Berikut ini kami akan menjelaskan mengenai jenis-jenis pagar besi BRC tersebut:

  1. BRC Hot Dip



Pagar BRC Hot Dip merupakan jenis yang paling banyak dicari karena memiliki kualitas yang bagus. Dalam proses pembuatan BRC ini menggunakan besi baja U-50 yang dicelupkan ke dalam lapisan galvanis. Dengan teknik ini, maka bisa menghasilkan BRC Hot Dip yang mampu tahan lama karena proses coating tersebut dapat melindungi material yang ada di bawahnya.

Namun penggunaan teknik ini juga memiliki kekurangan karena tidak semua bagian permukaan pagar bisa terlapisi dengan sama rata. Seringkali dijumpai beberapa bagian yang permukaannya cukup kasar dan bergelombang.

Hal tersebut juga sangat berpengaruh terhadap kualitas dari  BRC Hot Dip. Jika permukaan pagar semakin halus, maka kualitas pagar ini juga akan semakin bagus. Disamping itu, pagar BRC ini tersedia dalam berbagai macam ukuran, mulai dari diameter 5 mm sampai 8 mm. Sementara untuk tinggi panelnya sekitar 60 cm hingga 240 cm.

  1. BRC Electroplating



Berbeda halnya dengan Hot Dip yang proses finishingnya dilakukan melalui pencelupan, BRC Electroplating memanfaatkan tenaga listrik dan elektrokimia. Dengan menggunakan teknik ini, kandungan besi atau zinc yang ada di dalam zat elektrokimia tersebut akan menempel di bagian permukaan besi U-50.

Namun penggunaan teknik tersebut juga memiliki kekurangan, yang dimana lapisan pada pagar BRC Electroplating nantinya akan lebih tipis. Meski demikian, hasil lapisan pada bagian permukaan BRC Electroplating jauh lebih halus jika dibandingkan dengan BRC Hot Dip. Hal ini membuat pagar BRC Electroplating memiliki tampilan yang lebih mengkilap dan elegan.

Sedangkan untuk masalah ukuran, BRC Electroplating memiliki standar yang sama seperti Hot Dip. Diameternya sangat beragam mulai dari 5 sampai 8 mm dengan tinggi mulai dari 60 cm hingga 240 cm.

Baca juga: Model Sambungan Baja Ringan Yang Simple Dan Kuat

Tabel Berat Pagar BRC

No  Tinggi (cm)  Panjang (cm)  Dia.Besi (mm) Berat per lembar (kg)
1  60 240  6  10.00
2  60 240  7  14.00
3  60 240  8  17.80
4  90 240  6  11.70
5  90 240  7  16.50
6  90 240  8  20.85
7  120 240  6  14.86
8  120 240  7  20.90
9  120 240  8  26.49
10  150 240  6  16.62
11  150 240  7  23.37
12  150 240  8  29.63
13  175 240  6  19.25
14  175 240  7  27.07
15  175 240  8  34.31
16  190 240  6  20.13
17  190 240  7  28.30
18  190  240  8  35.87
19 240  240  6  23.06
20 240  240  7  32.42
21 240  240  8  41.09

Kelebihan Pagar BRC

  1. Kuat dan Kokoh

Kelebihan BRC yang pertama jika dibandingkan dengan jenis pagar yang lainnya adalah kuat dan kokoh. Dalam proses pembuatannya memang sangat rumit dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bisa menghasilkan material yang mampu tahan lama. Bahkan jenis pagar ini tidak mudah melengkung ataupun penyok jika ditekan.

Bahan yang digunakan dalam proses pembuatan adalah baja yang beratnya mencapai 2.900 kilogram untuk setiap cm perseginya. Inilah yang membuat pagar ini menjadi sangat kuat dan kokoh. Disamping itu, cetakannya juga cukup tebal yakni selebar 10 cm.



  1. Tahan Terhadap Karat

Ada dua proses penting dalam pembuatan pagar BRC, yaitu galvanizing dan electroplating. Dengan proses yang memiliki tekanan tinggi dan coating yang padat, maka bisa menghasilkan BRC yang tahan terhadap korosi atau karat. Sehingga pagar besi ini cocok sekali jika digunakan sebagai pagar di area outdoor

  1. Tahan Lama

Pagar BRC yang sudah dibuat melalui proses galvanizing bisa digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama, bahkan bisa lebih dari 10 tahun. Sedangkan untuk BRC yang coatingnya berupa elctroplating umumnya hanya mampu bertahan selama 2 tahun. Namun hal tersebut juga tergantung dari kondisi lingkungan dan kualitas produk pagar BRC itu sendiri.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *