Perbedaan Pondasi Bore Pile Dan Straus Pile


Perbedaan Pondasi Bore Pile Dan Straus Pile – Bore pile dan strauss pile merupakan sebuah teknik pembuatan pondasi yang menggunakan sistem pengeboran dan pengecoran. Kedua jenis pondasi ini pada dasarnya memiliki fungsi yang sama, yaitu melubangi tanah dengan cara di bor dan dimasukkan besi tulangan yang sebelumnya sudah diinstall lalu dilakukan pengecoran.



Namun meski demikian, keduanya memiliki perbedaan yang terletak pada alat-alat yang biasa digunakan dalam pembuatannnya. Pondasi  strauss pile dibuat menggunakan peralatan yang sederhana dan bahkan masih menggunakan tenaga manusia. Sedangkan pondasi bore pile sudah memanfaatkan berbagai macam peralatan canggih dan teknologi modern dalam proses pembuatannya.

Baca juga: Mengenal Rabat Beton Dan Kegunaannya

Metode Pondasi Bore Pile dan Strauss Pile

Metode pondasi bore pile pada umumnya dikerjakan dengan menggunakan sebuah alat yang disebut dengan minicrane. Dengan alat ini maka pondasi bore pile bisa dibuat dengan 2 metode yaitu metode bore pile kering dan metode bore pile basah. Untuk bore pile kering dibuat dengan kedalaman 12 meter sedangkan bore pile basah bisa mencapai kedalaman hingga 25 meter.

Pondasi bore pile dengan alat minicrane

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa pondasi strauss pile dikerjakan dengan tenaga manual atau tenaga penggerak mata bor nya adalah manusia sehingga biasa disebut sebagai bor pile manusia.



Sedangkan untuk kedalaman pondasi strauss pile adalah sekitar 6 meter (sesuai dengan kondisi tanah lunak di wilayah yang sedang dikerjakan). Jenis tanah yang bisa dikerjakan adalah tanah lunak. Dalam hal ini bukan merupakan tanah yang memiliki batu, puing, sampah dan tanah padas.

Pondasi strauss pile dengan tenaga manual

Baca juga: Perencanaan Dan Perhitungan Pondasi Strauss Pile Excel

Kapasitas Kerja Alat Bor Pile dan Strauss Pile

Untuk diameter pondasi bore pile yang bisa dikerjakan menggunakan alat bor minicrane yaitu 30 cm, 40 cm, 50 cm dan 60 cm. Namun jika rencana ukuran diameter pondasi lebih dari ukuran tersebut maka sangat disarankan untuk menggunakan alat bor besar seperti soilmec. Hal ini karena tidak mendukung dan kurang efisien jika masih tetap menggunakan alat minicrane.



Sementara itu, untuk diameter strauss pile yang bisa dikerjakan pilihannya sangat terbatas yakni sekitar 20 cm sampai dengan 30 cm. Hal ini karena memang tenaga penggerak mata bor nya hanya memanfatkan tenaga manusia (manual).



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *