Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Singkat


Selain itu, masih ada banyak sekali fungsi Surat Perjanjian Jual Beli Tanah yang lainnya, yaitu:



  • Sebagai acuan batas-batas hak dan kewajiban antara penjual dengan pembeli.
  • Untuk menciptakan rasa aman dan tenang saat melakukan transaksi jual beli tanah.
  • Untuk menghindari sengketa yang bisa saja timbul dalam transaksi jual beli tanah.
  • Sebagai referensi untuk mengatasi perselisihan antara pihak pembeli dengan penjual serta pengaturan sanksi jika misalnya ada salah satu pihak yang nantinya melakukan wanprestasi.
  • Sebagai alat bukti yang sudah pasti akan diakui dalam gugatan hukum perdata.

Baca juga: Cara Membuat Sertifikat Tanah Dan Biayanya

Contoh Surat Jual Beli Tanah yang Umum Digunakan

Contoh Surat Jual Beli Tanah yang Umum Digunakan

Selanjutnya untuk memudahkan pemahaman Anda kali ini kami akan memberikan contoh surat jual beli tanah yang paling umum digunakan oleh kebanyakan orang. Untuk lebih jelasnya silahkan Anda lihat contohnya berikut ini:

Surat Perjanjian Jual Beli Tanah

Yang bertanda tangan di bawah ini:

  1. Nama : Teguh Widodo

Umur : 45 Tahun

Pekerjaan : Wiraswasta



NIK : –

Alamat : Jalan Raya Beringin no 11, Blitar

Dalam hal ini bertindak atas nama pribadi dan selanjutnya disebut dengan PIHAK PERTAMA.

  1. Nama : Ardan

Umur : 56 Tahun



NIK : –

Alamat : Jalan Ra Kartini no. 12, Surakarta

Dalam hal ini bertindak atas nama pribadi yang disebut dengan PIHAK KEDUA.

Kedua belah pihak menyatakan bahwa PIHAK Pertama selaku pemiliki akan menjual tanah kepada PIHAK KEDUA yaitu:

Sebidang tanah dengan luas sekitar 100 m2 yang berada di Jalan Panglima Soedirman Blitar XV No. 11 Blitar dengan hak Sertifikat Hak Milik Tanah Nomor 5090.

Dengan batas-batas tanah sebagai berikut ini:



  1. Sebelah utara berbatasan dengan Jalan Wilis Blitar XIV
  2. Sebelah selatan berbatasan dengan Jalan Wilis Blitar X1
  3. Sebelah timur berbatasan dengan Kantor Bupati Wilis Blitar
  4. Sebelah barat berbatasan dengan Pengadilan.

Dengan adanya surat perjanjian ini kedua belah pihak sepakat bahwa kepemilikan atas tanah PIHAK PERTAMA akan berpindah hak milik kepada PIHAK KEDUA.  Surat perjanjian ini berlaku sejak setelah tanggal penandatanganan oleh kedua belah pihak dan para saksi.

Sehubungan dengan surat jual beli diatas, maka kedua belah pihak dengan penuh kesadaran telah menyetujui dan sepakat untuk mengadakan perjanjian dengan ketentuan sebagai berikut.

PASAL 1

HARGA

Jual beli objek tanah dalam surat perjanjian diatas telah disepakati bersama dengan harga 750.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah).



Leave a Reply

Your email address will not be published.