Baju Wearpack Dan Berbagai Fungsinya


Harga Baju Wearpack Dan Fungsinya – Wearpack merupakan sebuah pakaian keselamatan kerja yang wajib digunakan dalam berbagai bidang pekerjaan. Seperti yang diketahui bahwa kecelakaan ketika bekerja memang sangat sulit untuk dihindari.



Adapun pemicu utamanya adalah kesadaran para kerja dalam mematuhi prosedur yang ditetapkan di tempat kerja. Selain itu, biasanya juga dikarenakan beberapa perlengkapan yang masih belum memenuhi standar keselamatan kerja.

Maka dari itu, dibutuhkan sebuah APD (Alat Pelindung Diri) demi menjamin keselamatan dalam bekerja. Baju keselamatan kerja atau yang biasa disebut dengan pakaian safety (safety wear) lebih dikenal sebagai wearpack oleh masyarakat.

Baca juga: Analisa Pekerjaan Beton Mutu K175

Fungsi  Wearpack

Wearpack wajib digunakan oleh para pekerja yang memiliki profesi khusus dengan tingkat kesulitan tinggi dan membutuhkan pengaman khusus. Seperti misalnya pekerja tambang, pekerja pabrik, mekanik bengkel, mekanik kapal, pemadam kebakaran, dan pekerja lain semacamnya.

Fungsi utama wearpack memang sebagai pelindung tubuh dari tempat kerja yang kotor, percikan logam panas, dan hal-hal membahayakan lainnya. Selain itu, wearpack juga memiliki fungsi sebagai identitas dan bertujuan untuk menyeragamkan pekerja serta menunjukkan identitas jabatan. Sebagai contoh, pakaian kerja yang memiliki warna berbeda antara pekerja las dan pekerja elektrik.



Dengan adanya identitas tersebut, maka divisi pekerjaan seseorang akan lebih mudah untuk dibedakan. Bahkan pakaian kerja tersebut juga sering diberikan penambahan bordir seperti logo perusahaan ataupun bordir tulisan di beberapa bagian yang tertentu. Hal ini bertujuan untuk menunjukkan identitas suatu perusahaan dan divisi pekerjaan.

Baca juga: Macam Macam Sambungan Baja Ringan

Bahan-Bahan Pembuatan Wearpack

Ada banyak sekali jenis bahan yang biasa digunakan dalam pembuatan wearpack. Hal tersebut tergantung dari bagaimana pakaian tersebut nantinya digunakan.

  1. Bahan Standar (Biasa)

Bahan atau material yang digunakan untuk jenis biasa pada umumnya memanfaatkan kain yang juga biasa digunakan dalam pembuatan jenis baju yang lainnya. Akan tetapi, bahan standar ini sangat beragam dan tergantung dari kualitasnya, yaitu:



  • Kain Drill

Kain Drill adalah sebuah bahan yang memiliki serat dengan bentuk gari-garis miring yang nge-drill. Umumnya jenis Kain Drill ini merupakan campuran antara bahan cotton dengan polyester. Jika kadar cotton yang dimilikinya semakin banyak maka akan semakin mahal juga harganya. Disamping itu, varian bahan standar dari Kain Drill yang sering digunakan dalam pembuatan wearpack adalah American Drill, Japan Drill, Nagata Drill, dan Taipan Drill.

  • Taipan Tropical

Taipan tropical merupakan bahan standar dalam pembuatan wearpack yang dibuat dari campuran antara polyester dengan cotton, dimana kadar cotton-nya lebih besar sehingga akan tetap dingin saat sedang digunakan. Jenis kain yang satu ini hampir sama dengan oxford, bahkan bahannya juga sangat halus.

  • Kain Twill

Kain twill adalah bahan yang memiliki bagian permukaan kain berserat garis-gari miring (diagonal) dan mempunyai jalinan benang yang sangat kuat. Karakteristik yang dimiliki oleh kain twill ini hampir sama dengan bahan driil. Namun untuk bahan twill akan terasa sedikit panas jika digunakan.

  • Kain Kanvas

Kain kanvas adalah jenis kain wearpack selanjutnya yang memiliki  tekstur tebal dan berat.  Kain ini juga sering digunakan dalam pembuatan jaket lapangan di area pertambangan atau mendaki gunung karena mampu melindungi tubuh dari goresan batu ataupun benda yang lainnya.

  • Raphael

Raphael memiliki serat yang lebih besar jika dibandingkan dengan Japan Drill. Rapael umumnya hanya digunakan oleh produk yang memiliki merk tersebut.

  1. Bahan Khusus

Pemilihan bahan kain khusus seperti anti air (water repellent), anti api (flame retandant), anti kimia, dan lainnya akan menjadikan fungsi wearpack lebih sempurna untuk dijadikan sebagai APD (Alat Pelindung Diri). Tetapi bahan ini umumnya digunakan untuk kebutuhan khusus, misalnya saja bahan anti untuk dijadikan sebagai pakaian pemadam kebakaran.



Wearpack dengan bahan khusus sudah pasti akan membutuhkan perawatan khusus. Maka tak heran jika wearpack dengan bahan ini  sangat langka dipasaran. Bahkan untuk penggunaannya diawasi oleh ahli K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Hal ini karena bahan khusus mempunyai banyak aturan yang berbeda dalam pemakaiannya.

Ada yang hanya sekali pakai, sehingga tidak boleh digunakan hingga berulang kali seperti bahan anti kimia. Ada pula yang membutuhkan perawatan secara khusus, karena adanya sedikit campuran kimia dalam bahan tersebut. Seperti misalnya bahan anti api yang membutuhkan penanganan secara khusus pada sisa air yang digunakan ketika mencucinya. Sebab jika air tersebut dibuang secara langsung tanpa melakukan proses terlebih dahulu sudah pasti akan mencemari lingkungan.

  1. Material Reflektor

Reflector atau scotchlite / scotlite / scotlight / skotliet adalah bahan pemantul cahaya yang sangat membantu untuk menambah fungsi dari baju wearpack. Bagi Anda yang bekerja di lingkungan dengan kondisi redup cahaya atau saat malam hari, penambahan scotchlite pada baju yang digunakan untuk bekerja sangat disarankan. Ini karena scotchlite dapat memantulkan cahaya yang telah diterima dan bisa membuat suatu objek terlihat kontras dalam kondisi yang rendah cahaya sekalipun. Bahkan scotchlite juga mempunyai tingkat kualitas berbeda yang dapat menentukan daya pantul maksimal dan ketahanan pemakaian atau lamanya pemakaian.

Baca juga: Perbedaan Pipa Seamless Dan Pipa Welded

Model Wearpack

Semakin banyaknya model dan variasi terbaru, sekarang ini wearpcak tersedia dalam banyak pilihan desain yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Namun, secara garis besar safety wear mempunyai potongan model yang terbagi dalam dua model yaitu:

  • Model Terusan / Coverall / Overall

  • Model Terpisah / Setelan Wearpack / Baju Safety

Varian Model

Dari kedua model dasar diatas, bisa ditambahkan beberapa variasi yang akan membuat baju safety terlihat semakin menarik dan tidak monoton. Adapun variasi desain yang bisa Anda gunakan adalah sebagai berikut:

  • Baju safety ada yang memiliki kombinasi warna berbeda, sehingga tidak selalu menggunakan desain polos. Variasi warna ini tentunya bisa semakin meningkatkan tampilan desainnya.
  • Pakaian yang digunakan untuk keselamatan keserja bisa menggunakan kancing depan atau bisa juga resleting depan, bahkan juga bisa kombinasi dari keduanya. Variasi ini bisa disesuaikan dengan penempatan di dalam ataupun diluar.
  • Pakaian safety biasanya didesain longgar, tentu berbeda dengan baju kerja pada umumnya. Sehingga bisa dipakai secara bersamaan dengan dalaman wearpack.
  • Variasi saku adalah variasi yang paling dibutuhkan untuk pakain safety. Selain digunakan untuk menyimpan barang, saku juga akan menambah nilai tampilannya. Sehingga untuk variasi saku ini bisa di tambahkan di kanan-kiri baik itu di bagian atas maupun di bagian celana, sebanyak yang diperlukan.
  • Variasi reflektor memiliki fungsi untuk menambah visibilitas pengguna pakaian wearpack. Khususnya untuk lingkungan kerja dengan kondisi redup cahaya atau jalan raya. Dengan adanya variasi beberapa baris bahan reflektor maka dapat meningkatkan visibilitas serta menimalisir terjadinya kecelakaan kerja.

Baca juga: Jenis Jenis Mata Gerinda Potong

Petunjuk Pemakaian Wearpack yang Aman



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *