Cara Menghitung Luas Rangka Atap Baja Ringan Yang Benar


Rangka Atap – Pembuatan rumah dengan rangka atap baja ringan sekarang ini sudah mulai populer digunakan oleh masyarakat Indonesia. Namun dalam pemasangannya tidak boleh dilakukan sembarangan karena selain ditentukan oleh kualitas dari rangka tersebut kita juga harus bisa menghitung luar dari rangka baja ringan sehingga dengan begitu kita bisa memperkirakan berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk pembuatan rangka baja tersebut.

Sebelum kita membahas mengenai cara menghitung rangka baja ringan ada baiknya saya jelaskan lebih dulu apa itu sebenarnya rangka atap baja. Material yang satu ini sering dipakai dalam pembuatan rumah modern dengan atap rangka baja menggantikan model lama yaitu yang biasanya terbuat dari kayu.

Kelebihan Rangka Atap Baja Ringan

Rangka atap baja memiliki banyak kelebihan seperti misalnya lebih kuat, lebih tahan lama, tahan terhadap rayap, tidak mudah berkarat dan yang pasti pemasangannya juga lebih cepat. Rangka atap ini sekarang sudah sering dipakai dalam pembuatan rumah, perkantoran, pertokoan sampai gedung pabrik.

Seperti yang sudah dijelaskan, ada beberapa keuntungan memakai rangka atap baja ringan. Hal ini membuatnya banyak dipilih daripada baja konvensional. Lebih jelasnya berikut adalah beberapa kelebihan rangka atap baja ringan.

  1. Memiliki kekuatan yang tinggi sekaligus bobot yang ringan sehingga menghemat struktur bangunan
  2. Lebih tahan karat dan tidak memerlukan finishing cat
  3. Mutu material tidak berubah-ubah dan tidak lapuk karena usia
  4. Tidak dapat diserang rayap
  5. Termasuk material yang ramah lingkungan
  6. Pemasangan mudah dan cepat, dapat dipabrikasi terlebih dahulu lalu dipasang di lokasi.

Rumus Luas Atap Baja Ringan

Karena terbuat dari rangka atap baja maka proses pemasangannya tidak sama seperti kayu, rangka jenis ini membutuhkan baut untuk menyatukan antara bahan yang satu dengan yang lainnya.

Nah untuk menentukan berapa luas dari bahan atap baja ringan yang dibutuhkan anda harus lebih dulu mengetahui rumusnya. Ada dua cara menghitung luas dari rangka baja ringan tersebut yang pertama yaitu memakai cara manual atau menghitung sendiri dengan bantuan rumus dan satu lagi adalah menggunakan bantuan aplikasi.

Menghitung luas rangka atap baja bisa dibilang gampang-gampang susah, mungkin bagi yang belum pernah melakukan atau baru kali ini pasti akan sedikit mengalami kesulitan namun bagi mereka yang memang bidangnya jelas tidak ada masalah sama sekali.

Baca juga : Harga Atap Galvalum Dan Seng Gelombang

Cara menghitung luas rangka atap baja ringan adalah menggunakan luas permukaan miring, dimana luas rangka atap baja ringan telah meliputi oversteck dan kemiringan atap. Dengan cara penghitungannya sebagai berikut :

Misal:

  • Panjang     : 10 m1
  • Lebar        : 10 m1
  • Oversteck : 0.60 m
  • Kemiringan atap: 30 derajat (cosinus 30 = 0.8660)
  • Bentuk atap limas (jatuh air ke empat sisi) dengan oversteck keliling ( depan, belakang, kanan,kiri )

Menentukan luas datar:

Luas Datar = (Panjang + oversteck) x (lebar + oversteck)

= (10+0.6+0.6) x (10+0.6+0.6)

= 11.2 x 11.2

= 125.44 m2

Menentukan Luas Miringnya:

Luas Miring = Luas datar / cosinus kemiringan atap

= 125.44 / 0.8660

= 144.85 m2

Maka Luas Rangka atap Baja ringannya adalah = 144.85 M2

Mengetahui cara menghitung luas atap baja ringan adalah hal yang penting. Sebab dengan begitu kita bisa mengestimasi kebutuhan material dan harga per meter persegi rangka atap. Dengan begitu mudah bagi kita untuk mengetahui berapa dana yang harus dikeluarkan dan menyesuaikannya lagi jika terlalu banyak pengeluaran.

Leave a Comment