Cara Menghitung Cor Dak Beton


Menghitung Cor Dak Beton – Jika membahas tentang konstruksi bangunan tentunya Anda sudah tidak asing lagi dengan cor beton. Cor dak beton adalah material dari campuran semen, pasir, dan juga coral yang dibuat sedemikian rupa sehingga membentuk sebuah struktur beton. Seperti untuk membuat dak atap beton, canopy beton, dan lain sebagainya.

Cor Dak Beton

Perlu Anda ketahui bahwa perhitungan biaya untuk cor dak rumah sangat penting untuk dilakukan. Hal ini bertujuan supaya pembelanjaan nantinya tidak akan kekurangan atau bahkan melebihi kebutuhan.

Maka dari itu, kami disini akan menjelaskan bagaimana cara menghitung biaya untuk cor dak beton yang bisa diterapkan. Namun sebelum membahas lebih jauh mari kita simak terlebih dahulu mengenai pengertian dan jenis-jenis cor dak beton.

Mengenal Cor Dak

Cor Dak Beton

Dak sendiri adalah suatu konstruksi yang dibuat dari beton cor yang dimana letaknya tidak langsung berada di atas tanah. Dan bisa digunakan untuk konstruksi lantai pada bangunan yang bertingkat.

Selain itu, dak juga dapat digunakan sebagai aksen kantilever yang sudah banyak terdapat pada desain rumah minimalis seperti sekarang ini. Nah, jika Anda sekarang ini berencana untuk membuat sebuah bangunan / rumah, maka Anda harus paham langkah cara untuk menghitung biaya cor dak.

Jenis-Jenis Dak Beton

Dak beton ternyata memiliki beberapa macam jenis. Berikut ini adalah jenis-jenis dak beton yang perlu Anda ketahui:

  1. Dak Beton Konvensional

Dak Beton Konvensional

Jenis dak beton konvensional adalah jenis dak dari beton yang menjadi standar dalam konstruksi suatu bangunan. Dak ini umumnya dibuat menggunakan cara konvensional, material yang digunakan untuk pembuatan dak ini adalah campuran pasir, kerikil, semen dan juga tulangan dari besi beton yang dirangkai sedemikian rupa.

Sebelum melakukan prose pengecoran campuran beton makan penting sekali untuk melakukan fromwork lebih dahulu. Jika sudah maka bisa masuk ke tahap pembesian yaitu merangkai besi rangka plat baru. Disini Anda bisa membuat campuran beton kemudian menuangkannya diatas formwork atau bekisting yang sudah dilengkapi dengan rangka. Apabila pengecoran sudah selesai dilakukan maka bekisting sudah bisa dilepaskan setelah kurang lebih selama 4 sampai dengan 21 hari, tergantung dari ukuran dak itu sendiri.

Dak jenis konvesional ini adalah jenis dak yang sering dijadikan sebagai pilihan utama bagi kebanyakan orang untuk membangun rumah. Alasannya tak lain karena dak beton konvensional sangat mudah sekali untuk beradaptasi dengan berbagai macam bentuk denah rumah dan untuk materialnya sendiri juga mudah didapatkan.

Namun dak beton ini juga memiliki kekurangan, yaitu pemasangannya memakan banyak waktu. Disamping itu, dari segi material juga akan membutuhkan jumlah yang sangat besar. Dengan demikian, jika Anda lebih memilih jenis cor dak beton ini akan membutuhkan biaya yang tinggi dan menghasilkan limbah kayu.

  1. Dak Beton dengan Floor Desk

Dak Beton dengan Floor Deek

Jenis dak beton yang satu ini juga biasa disebut dengan Bondek yakni material pengganti papan kayu atau triplek yang digunakan sebagai bekisting. Bondek sendiri pada umumnya dibuat dari bahan dasar besi yang memiliki ukuran ketebalan mulai dari 0,6 sampai dengan 1,1 mm. Untuk ukuran lebarnya kurang lebih sekitar 80 sampai 100 cm.

Keuntungan yang bisa Anda dapatkan jika menggunakan dak jenis ini yaitu akan lebih menghemat material. Meskipun lebih menghemat material tetapi untuk harganya tergolong sangat mahal.

Baca juga: Menghitung Biaya Bondek Cor

  1. Panel Lantai Beton

Panel Lantai Beton

Panel lantai beton adalah bahan alternatif dak yang masih tergolong baru di pasaran. Bahan dasar pembuatan panel lantai beton adalah beton ringan aerasi yang biasanya digunakan untuk bata ringan.

Keuntungan dari jenis dak yng satu ini  yaitu menghilangkan kebutuhan akan bekisting dan dapat mengurangi jumlah pemakaian semen dan juga besar. Sedangkan untuk kekurangannya terletak pada masa pemesanan atau fabrikasi di pabrik yang bisa dibilang cukup lama, bahkan  sampai 1 bulan jika stok tidak tersedia di pabrik.

Perhitungan Biaya Cor Dak Beton

Biaya Cor Dak Beton

Selanjutnya kami akan menjelaskan cara menghitung biaya untuk cor dak beton. Perhitungan yang akan kami sampaikan ini bersifat sementara dan tidak tetap. Ini karena setiap daerah memiliki standar harga material serta gaji kuli yang tidak sama, sehingga untuk biaya yang harus disiapkan juga berbeda.

Ada beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan dalam menyusun rencana pengeluaran saat ingin mengecor dek rumah. Beberapa diantara adalah melakukan survey terlebih dahulu sebelum belanja material, membandingkan beberapa harga material, dan mempertimbangkan masalah kualitas material. Jangan sampai Anda tergoda dengan harga yang sangat murah karena harga murah kebanyakan sebanding dengan kualitasnya.

Hal lain yang harus diperhatikan saat menghitung biaya untuk cor dak beton adalah pemilihan tenaga kerja yang ingin mengerjakan pengecoran dak rumah Anda. Ada dua pilihan untuk hal ini, yaitu menggunakan jasa tukang atau bisa juga tenaga profesional.

Baca juga: Harga Besi Beton Terbaru

Jika Anda memilih tenaga tukang tentu harganya akan jauh lebih murah, tetapi kualitasnya tergantung dari pengalaman tukang itu sendiri. Akan tetapi, jika pengecoran manual dikerjakan oleh banyak tukang pastinya akan membutuhkan budget yang sangat besar.

Sementara itu. Untuk jasa profesional bisa Anda dapatkan dengan mudah melalui beberapa penyedia layanan cor beton ready mix yang mempunyai banyak tenaga ahli dalam bidangnya. Selain berpengalaman cukup lama, yang pasti juga profesional dan bertanggung jawab.

Biaya Cor Dak Beton

Berikut ini adalah cara menghitung cor dak beton yang bisa Anda ikuti dengan mudah:

Struktur yang akan dihitung berikut ini menggunakan sistem konvensional, yakni menggunakan perancah bambu, bekisting triplek, pasang pembesian kemudian cor ditempat. Untuk kebutuhan material sudah pasti tidak sama jika menggunakan sistem half slab, beton ringan, dan lain sebagainya.

Analisa kebutuhan bahan untuk pembuatan 1m2 dak beton sistem konvensional.

  • Besi : diameter 10 mm dipasang dengan jarak 20 cm berarti untuk jumlahnya dalam 1m : 0,2 m = 5 bh, dipasang 2 lapis 2 arah berarti jumlah secara menyeluruh 2 x 5 x 2 = 20 bh, setiap ukuran panjangnya 1 m jadi total kebutuhan besinya yaitu 20 bh x 1 m = 20 m. Untuk panjang perbatang adalah 12 m, jadi dibutuhkan 20/12 = 1,6667 batang.
  • Beton : Ketebalan dak 12 cm, dalam 1 m2 akan memerlukan beton sekitar 1m x 1m x 0,12 m = 0,12 m3.
  • Semen : Perbandingan campuran beton 1pc : 2 ps : kr, jadi diperlukan semen 1/6 x 0,12 = 0,02 m3. 1 sak semen berisi 50 kg berisi 0,024 m3. Maka, untuk 1 m2 dak beton dibutuhkan semen 0,02/0,024 = 0,8333 sak.
  • Pasir : 2/6 x 0,12 = 0,04 m3.
  • Koral : 3/6 x 0,12 = 0,06 m3.
  • Triplek 8 mm : ukuran triplek adalah 1,2 m x 2,4 m jadi untuk luasnya adalah 2,888 m2. Maka untuk 1 m2 dak beton dibutuhkan 0,34722 lembar.
  • Bambu : Dipasang dalam setiap jarak 50 cm, dibutuhkan 2 batang.
  • Kawat bendrat.
  • Paku

Catatan : Kebutuhan yang kami sampaikan diatas adalah untuk plat lantai, untuk struktur balok dihitung secara terpisah.

Daftar Harga Biaya Cor Dak Lantai Beton

Selanjutnya kami akan memberikan informasi terbaru mengenai biaya cor dak lantai per meter persegi di pasaran:

Biaya Cor Dak Beton

No MUTU / HARGA ONGKOS TUKANG & KENEK /M2 BIAYA BEKISTING & BESI /M2 TOTAL BIAYA /M2
1 Cor Dak Lantai Beton K 225 IDR 250.000 IDR 418.000 IDR 748.000
2 Cor Dak Lantai Beton K 250 IDR 250.000 IDR 418.000 IDR 749.500
3 Cor Dak Lantai Beton K 275 IDR 250.000 IDR 418.000 IDR 751.500
4 Cor Dak Lantai Beton K 300 IDR 250.000 IDR 418.000 IDR 753.500

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *