Menghitung Kebutuhan Besi Membangun Rumah


Menghitung Kebutuhan Besi Membangun Rumah – Dalam pembangunan suatu bangunan terutama rumah, pastinya akan dibutuhkan banyak material yang memiliki kualitas terbaik supaya bangunan nantinya bisa berdiri dengan kuat dan kokoh. Adapun salah satu material yang berperan penting dalam pembangunan rumah adalah besi.

Besi mempunyai kualitas yang sangat baik untuk menahan struktur bangunan. Namun besi untuk kebutuhan pembangunan rumah tidak bisa dipilih sembarangan. Dalam hal ini Anda harus jeli saat melakukan perhitungan.

Menghitung Kebutuhan Besi Membangun Rumah

Baca juga: Menghitung Kebutuhan Besi Pondasi Cakar Ayam

Menghitung kebutuhan besi penting untuk dilakukan sebelum Anda melakukan pembelian. Untuk pembeliannya sendiri bisa dilakukan di beberapa toko bangunan terdekat. Sedangkan masalah harganya sendiri sangat bervariasi, tergantung jenis besi yang Anda pilih untuk pembangunan rumah Anda.

Nah, sebelum membahas bagaimana cara menghitung kebutuhan besi dengan excel untuk membangun rumah, kami disini akan menjelaskan terlebih dahulu mengenai pengertian, fungsi dan jenis-jenis besi yang umumnya digunakan dalam pembangunan. Untuk lebih jelasnya mari langsung saja simak pembahasan selengkapnya berikut ini.

Besi Bangunan

Besi Bangunan

 

Besi merupakan material yang banyak dimanfaatkan untuk pembuatan sebuah bangunan. Umumnya besi dibuat dari bijih besi yang ditambang langsung dari alam, kemudian diolah hingga sedemikian rupa menjadi besi kasar sampai besi tuang. Selanjutnya besi ini ternyata dapat digunakan sebagai bahan dasar untuk pembuatan baja. Maka tak heran jika besi dan baja memiliki tampilan yang sangat mirip.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian besi adalah sebuah logam yang sangat keras dan kuat serta memiliki banyak sekali fungsinya (seperti untuk pembuatan senjata, mesin, dan lain sebagainya).

Jenis-Jenis Besi

Selain harus memahami bagaimana cara menghitung kebutuhan besi, Anda juga harus tahui berbagai jenis besi. Hal ini karena besi memiliki jenis yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan. Berikut ini kami akan menjelaskan berbagai jenis besi yang digunakan untuk konstruksi bangunan beserta kegunaanya:

  1. Besi Beton

Besi Beton

Besi beton merupakan jenis besi yang paling banyak digunakan untuk pembangunan rumah. Besi ini memang sangat kuat untuk menopang pondasi bangunan dengan skala kecil seperti tempat tinggal. Besi beton juga biasa disebut dengan besi penulangan karena umumnya sering dimanfaatkan sebagai kerangka suatu bangunan.

Besi ulur ini biasanya akan diberikan ulir melalui proses rol pada bagian permukaannya sehingga mempunyai ikatan yang jauh lebih baik antara tulangan dengan beton. Bentuk ulir ini mampu meningkatkan daya lekat sehingga dapat menopang gerakan dari batang terhadap beton. Bahkan besi beton ulir ini mempunyai ketahanan tekan minimal 400 Mpa.

  1. Besi Siku

 Besi Siku

Bisu siku adalah logam yang memiliki bentuk dua garis tegak lurus (sudut 90 derajat). Dalam konstruksi bangunan, besi siku ini pada umumnya diproduksi dengan ukuran panjang yang sama, yakni 6m.

Bentuk besi siku ini hampir sama dengan segitiga siku-siku, hanya saja, tidak akan menutup di bagian satu sisinya. Besi siku sendiri biasanya digunakan untuk pembuatan kerangka dan detail bangunan

  1. Besi CNP

Besi CNP

Sesuai dengan bentuknya, besi CNP adalah sebuah besi yang memiliki bentuk seperti huruf C. Jenis besi yang satu ini banyak digunakan dalam berbagai konstruksi bangunan seperti hunian tempat tinggal.

Biasanya besi CNP digunakan sebagai rangka atap, atau bisa juga rangka yang lainnya. Besi model yang satu ini memiliki banyak sekali ukuran sehingga bisa disesuaikan sendiri ukuran manakah yang tepat untuk konstruksi bangunan.

  1. Besi UNP

Besi UNP

Besi UNP adalah sebuah besi yang memiliki bentuk seperti huruf U. Jenis besi bangunan ini umumnya dimanfaatkan sebagai balok untuk menutupi bagian atap. Selain itu, besi UNP juga sering dijadikan sebagai penopang untuk dapat menutupi bagian dinding.

Besi ini sangat cocok jika digunakan sebagai pelengkap konstruksi. Bahkan jenis besi UNP ini juga banyak digunakan oleh tukang las sebagai bahan dasar untuk membuat rangka.

  1. Besi Wiremesh

Besi Wiremesh

Besi wiremesh atau yang biasa disebut dengan besi anyam merupakan salah satu jenis besi yang dibentuk dari kawat. Pembuatan besi wiremesh adalah dengan cara dianyam sedemikian rupa sehingga memiliki bentuk kotak-kota berua lembaran.

Fungsi utama dari besi wiremesh adalah untuk menguatkan dak beton dalam pembangunan rumah. Besi yang satu ini juga memiliki ukuran yang sangat beragam dan ubahkan juga dapat digunakan untuk display.

Menghitung Kebutuhan Besi Beton Dengan Mudah

Kebutuhan Besi Beton

Selanjutnya mari langsung saja kita masuk ke pembahasan inti, yaitu menghitung kebutuhan besi dengan menggunakan program Microsoft Excel. Kebutuhan besi yang akan kita hitung kali ini adalah besi beton. Adapun caranya adalah sebagai berikut:

  • Pertama silahkan Anda download terlebih dahulu program Microsoft Excel. Jika sudah silahkan Anda programnya. Excel sendiri memang sangat mudah untuk digunakan dalam perhitungan kebutuhan besi karena pengguna bisa membuat dan memodifikasi sendiri.

 menghitung kebutuhan besi beton dengan mudah

  • Pada gambar Microsoft Excel diatas sudah ada beberapa kolom nomor, tipe konstruksi, panjang ekivalen, kebutuhan tulangan, berat tulangan, dan lain sebagainya.
  • Yang harus Anda ganti yaitu pada kolom panjang ekivalen 1 m3. Bisa langsung Anda ganti sesuai dengan ukuran balok atu sloof menggunakan satu meter. Berikutnya yaitu kolom kebutuhan tulangan, sebab pada struktur tampang balok ada tulangan atas dan juga bawah yang bisa diganti sesuai dengan jumlahnya. Sedangkan pada kolom diameter yang digunakan harus diganti berdasarkan diameter tulangannya. Kemudian secara otomatis pada kolom berat tulangan nanti akan terganti sendiri. Ini karena kami sebelumnya sudah memasukkan diameter tulangan dan juga berat tulangan pada kolom tadi. Jika misalnya diameter tulangan yang digunakan tidak ada maka Anda bisa memasukkan data berat tulangan kembali dengan acuan tabel yang kami berikan di atas.
  • Jika sudah menginput sesuai dengan data yang diinginkan maka akan tampil berat kebutuhan tulangan per m3. Setelah itu bisa langsung menghitung kebutuhan sengkangnya. Adapun cara untuk menghitung sengkang bisa menggunakan tabel di bagian bawahnya pada aplikasi Microsoft Excel. Yang harus diganti sama seperti tabel perhitungan tulangan pokok. Namun yang harus Anda pahami disini bahwa pada input lebar dan tinggi harus dikurangi dengan tebal selimut beton. Dengan demikian akan didapatkan kebutuhan tulangan per m3 dan jumlah lonjor per m3.
  • Tahap paling akhir adalah menghitung volume beton. Misalnya saja ukuran sloof untuk panjangnya 6 meter dengan lebar 0.15 m dengan tinggi 0.2 m. Jadi volumenya adalah 6 x 0.15 x 0.2 = 0.18 m3. Volume ini bisa dikalikan dengan jumlah lonjor per m3. Dengan demikian akan langsung ketemu berapakah hasil lonjor besi beton yang diperlukan untuk pembuatan sloof tersebut.

Baca juga: Menghitung Kebutuhan Besi Sloof Dan Kolom

Perhitungan kebutuhan besi beton memang akan sangat mudah jika Anda menggunakan aplikasi Microsoft Excel. Bahkan Anda juga bisa memodifikasi excel ini untuk menghitung kolom, plat tangga, plat beton, dan lain sebagainya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai perhitungan kebutuhan besi untuk membangun rumah. Semoga website ini bermanfaat.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *